KEEFEKTIFAN TEKNIK POMODORO PADA SISWA MAN 2 BANDAR LAMPUNG SELAMA PANDEMI COVID-19

ILMU SOSIAL DAN KEMANUSIAAN

(SOSIAL DAN HUMANIORA)

 

 

 

 

 

OLEH

ADELIA PRATIWI

 

 

 

 

 

 

MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG

  1. GATOT SUBROTO NO. 30 BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG

TELP. 0721484735

TAHUN 2020

 


 

 

 

 

ABSTRAK

 

 

 

KEEFEKTIFAN TEKNIK POMODORO PADA SISWA MAN 2 BANDAR LAMPUNG SELAMA PANDEMI COVID-19

 

 

 

OLEH

ADELIA PRATIWI

 

 

 

Penelitian ini berjudul “Keefektifan Teknik Pomodoro pada Siswa MAN 2 Bandar Lampung Selama Pandemi Covid-19”. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah keefektifan teknik pomodoro pada siswa/i MAN 2 Bandar Lampung selama pandemi covid-19. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan keefektifan teknik pomodoro pada siswa MAN 2 Bandar Lampung selama pandemi covid-19. Metode dalam penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, dalam kajiannya metode deskriptif menjelaskan keefektifan teknik pomodoro pada siswa/i MAN 2 Bandar Lampung selama pandem covid-19. Teknik pengumpulan data pada  penelitian ini menggunakan teknik wawancara, teknik survei dan observasi. Hasil analisis data dis ajikan secara informal dan akan diberikan transkripsi dalam Bahasa Indonesia.

Kata kunci : keefektifan, teknik pomodoro, dan covid-19.

 

  1. PENDAHULUAN

  

  1. Latar Belakang

Belajar merupakan kebutuhan yang penting bagi setiap individu karena belajar memberikan perubahan tingkah laku atau tanggapan. Selama dalam masa covid-19 kegiatan belajar dilakukan dari rumah dan banyak sekali siswa yang mengeluh dengan adanya banyak tugas yang diberikan oleh guru. Belajar dari rumah banyak siswa yang tidak bisa membagi waktu antara belajar, membantu orang tua dan beristirahat sehingga banyak sekali siswa yang menunda pekerjaan sekolah sampai pekerjaan sekolah yang seharusnya dikerjakan dengan cara bertahap akan menjadi menumpuk dan membuat siswa tersebut stress karena tumpukan tugas. Hal demikian yang menjadikan kegiatan belajar tidak efektif.

 

Efektif menurut Peter F. Drucker adalah mengerjakan pekerjaan yang benar (doing the right things), sedangkan efisien menurutnya adalah mengerjakan pekerjaan dengan benar (doing things right). Pengertian efektivitas menurut KBBI adalah daya guna, keaktifan, serta adanya kesesuaian dalam suatu kegiatan antara seseorang yang melaksanakan tugas dengan tujuan yang ingin dicapai. Dapat disimpulkan bahwa efektivitas merupakan suatu kondisi yang menunjukkan seberapa jauh suatu target yang sudah diraih oleh manajemen seperti kualitas, kuantitas, dan waktu. Target yang dimaksud ialah target yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Secara singkatnya efektivitas adalah upaya tertentu atau suatu tingkat keberhasilan yang dapat dicapai oleh seseorang atau suatu perusahaan.

 

Teknik pomodoro adalah salah satu metode manajemen waktu yang dapat digunakan untuk mengerjakan sebuah tugas dengan membaginya dalam blok-blok waktu per 25 menit. Di antara setiap blok waktu ada jeda istirahat selama 5 menit. Setiap kali telah melewati 4 blok waktu, maka kita bisa beristirahat lebih lama. Teknik manajemen waktu ini ditemukan oleh Francesco Cirillo pada tahun 1992. Francesco Cirillo adalah seorang pengusaha, developer, dan juga seorang penulis. Dapat disimpulkan bahwa keefektifan teknik pomodoro dalam pembelajaran adalah target pembelajaran dengan menggunakan teknik blok waktu selama 25 menit per tugas yang ingin dikerjakan sehingga semua tugas yang dimiliki siswa dapat terselesaikan.

 

Teknik pomodoro telah banyak digunakan oleh siswa yang mengalami kesulitan membagi waktu antara belajar dan hal lainnya. Sehingga siswa yang mengalami kesulitan membagi waktu tersebut memiliki tugas yang menumpuk dan membuatnya stress.  Dengan adanya kebijakan pemerintah untuk melakukan aktivitas dari rumah saja, maka pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah harus dilaksanakan dari rumah sehingga dengan ini peneliti akan meneliti keefektifan teknik pomdoro pada siswa MAN 2 Bandar Lampung selama masa pandemi covid-19.

 

Dengan ini peneliti memberikan judul kepada penelitian ini, yaitu Keefektifan Teknik Pomodoro pada Siswa MAN 2 Bandar Lampung Selama Masa Pandemi Covid-19. Banyaknya siswa yang mengeluh dengan tugas yang menumpuk selama pembelajaran dari rumah. Tujuan utama menerapkan teknik pomodoro adalah membiasakan otak untuk tetap fokus dalam mengerjakan tugas sekolah. Jika otak mulai terbiasa bekerja dengan menggunakan teknik pomodoro, lama kelamaan siswa tidak membutuhkan timer untuk memanajemen waktu. Siswa jadi bisa mengatur fokus sendiri tanpa banyak terdistraksi (proses mengalihkan perhatian individu atau kelompok dari area fokus yang diinginkan dan dengan demikian menghalangi atau mengurangi penerimaan informasi yang diinginkan).

 

  1. Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang di atas, maka tujuan penelitian dalam peneltian ini, yaitu mendeskripsikan keefektifan teknik pomodoro pada siswa MAN 2 Bandar Lampung selama pandemi covid-19.

 

  1. Yang Diharapkan/Outcome Penelitian

Berdasarkan  latar belakang di atas, maka yang diharapkan dalam penelitian ini, yaitu siswa dapat mengerjakan tugas dengan cepat dan sempurna sehingga tidak terjadi tugas yang menumpuk.

  

  1. METODOLOGI PENELITIAN

  

  1. Metode Penelitian

Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif survei dengan pendekatan kuantitatif dan dengan teknik analisis korelasi, yakni penelitian yang dimaksudkan  untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomena yang terjadi ketika penelitian berlangsungdan disajikan sebagaimana adanya (Subana M. dan Sudrajat, 2001 : 26). Peneliti menghimpun fakta-fakta sebagaimana adanya dalam bentuk data kuantitatif yang kemuadian dijelaskan dan diinterpretasikan dalam bentuk uraian.

  1. Populasi dan Sempel
  2. Populasi

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MAN 2 Bandar Lampung.

Tabel 3.1 Jumlah Siswa MAN 2 Bandar Lampung

No

Kelas

Jenis Kelamin

Jumlah

Laki-laki

Perempuan

1

X MIPA 1

15

21

36

2

X MIPA 2

24

9

33

3

X MIPA 3

30

0

30

4

X MIPA 4

16

20

36

5

X MIPA 5

15

20

35

6

X IPS 1

15

23

38

7

X IPS 2

20

18

38

8

X IPS 3

18

19

37

9

X IPS 4

15

23

38

10

XI MIPA 1

8

28

36

11

XI MIPA 2

9

27

36

12

XI MIPA 3

16

20

36

13

XI MIPA 4

10

24

34

14

XI IPS 1

12

23

35

15

XI IPS 2

19

15

34

16

XI IPS 3

19

14

33

17

XII MIPA 1

8

28

36

18

XII MIPA 2

9

27

36

19

XII MIPA 3

10

26

36

20

XII MIPA 4

20

16

36

21

XII MIPA 5

6

30

36

22

XII MIPA 6

6

30

36

23

XII IPS 1

8

28

36

24

XII IPS 2

9

26

35

25

XII IPS 3

17

17

34

26

XII IPS 4

18

15

33

Total

372

511

883

 

Sumber:  Waka Kesiswaan MAN 2 Bandar Lampung

  1. Sampel

Sampel merupakan bagian dari populasi yang dijadikan sasaran dalam penelitian ini. Menurut Martono (2012 : 74) “Sampel adalaha bagian dari populasi yang memiliki ciri atau keadaan tertentu yang akan diteliti”. Menurut Arikunto (2006 : 144) ”Apabila subyek penelitian kurang dari 100, maka lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Selanjutnya bila subyeknya lebih besar dari 100 dapat diambil 10% - 15% - 25% atau lebih “.

  1. Teknik Sampling

Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel penelitian ini adalah presisi yakni rata-rata sampel dari rumus T. Yamane yang dikutip: oleh hBurhan Bungin (2008: 105), rumus yang digunakan :

  

Keterangan :

n               = Jumlah Sampel

N              = Jumlah Populasi

d               = Nilai Presisi (0,1)

1               = Nilai Konstanta

Dengan rumus tersebut, maka jumlah sampel yang diperoleh adalah :

 

n = 89,82706

Dari rumus yang digunakan diperoleh 89,8 sampel. Jika dibulatkan maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 yang merupakan siswa MAN 2 Bandar Lampung. Kemudian untuk menentukan besarnya jumlah sampel yang akan menjadi bahan penelitian. Alokasi yang proporsional jumlah pembagian 90 siswa MAN 2 Bandar Lampung dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut :

 

Keterangan:

ni : Banyaknya sampel yang dibutuhkan setiap kelompok

n: Jumlah sampel yang mewakili populasi

Ni : Banyaknya sub populasi tiap kelompok

N : Jumlah keseluruhan populasi

Dari rumus tersebut maka diperoleh jumlah sampel yang menjadi obyek penelitian yaitu sebagai berikut :

No

Kelas

Jumlah

Sampel

1

X MIPA 1

36

4

2

X MIPA 2

33

3

3

X MIPA 3

30

3

4

X MIPA 4

36

4

5

X MIPA 5

35

4

6

X IPS 1

38

4

7

X IPS 2

38

4

8

X IPS 3

37

4

9

X IPS 4

38

4

10

XI MIPA 1

36

4

11

XI MIPA 2

36

4

12

XI MIPA 3

36

4

13

XI MIPA 4

34

4

14

XI IPS 1

35

4

15

XI IPS 2

34

4

16

XI IPS 3

33

3

17

XII MIPA 1

36

4

18

XII MIPA 2

36

4

19

XII MIPA 3

36

4

20

XII MIPA 4

36

4

21

XII MIPA 5

36

4

22

XII MIPA 6

36

4

23

XII IPS 1

36

4

24

XII IPS 2

35

4

25

XII IPS 3

34

3

26

XII IPS 4

33

3

Total

883

99

 Sumber : Hasil Hitung Peneliti

  

  1. Teknik Pengumpulan Data
  2. Teknik Pokok
  3. Angket

Teknik pokok yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket. Angket atau kuesioner yang berisi daftar pertanyaan yang secara tertulis yang terdiri dari item-item pertanyaan yang berkaitan dengan penelitian dan akan dijawab oleh responden penelitian yaitu siswa/i MAN 2 Bandar Lampung terkait keefektifan teknik pembelajaran pomodoro selama masa pandemi covid-19.

Angket yang akan digunakan adalah angket tertutup, yakni item-item dari pertanyaan yang sudah disertai alternatif jawaban yang harus dipilih oleh responden. Penelitian ini memerlukan angket karena data yang diperlukan berupa angka yaitu berbentuk skor nilai, tujuannya untuk memperoleh data utama yang kemudian data tersebut akan dianalisis. Dalam setiap tes memiliki empat alternatif jawaban dan masing – masing memiliki bobot atau skor nilai yang berbeda.  Menurut Natsir dalam Sugiyono (1988 : 404) skor yang diberikan antara 1-4 dengan klasifikasi (selalu, sering, kadang-kadang, tidak pernah).

Selanjutnya penulis mengadakan penelitian dengan menyebar angket kepada responden sebanyak 99 responden. Tujuan penyebaran angket ini adalah untuk memperoleh data pengaruh pandemi covid-19 terhadap perilaku siswa di MAN 2 Bandar Lampung. Pembagian atau penyebaran angket dilaksanakan dari tanggal 7 Oktober 2020 sampai tanggal 28 Oktober 2020 via google form.

  

  1. Teknik Penunjang
  2. Wawancara

Dalam proses wawancara, peneliti mengumpulkan data dan menggali informasi dengan cara melakukan tanya jawab dan bertatap muka lewat panggilan video dengan narasumber atau informan terkait penelitian tersebut sehingga informasi yang diperoleh lebih jelas dan akurat. Wawancara dilakukan secara langsung oleh peneliti dengan guru di MAN 2 Bandar Lampung serta pihak-pihak terkait sesuai dengan permasalahan variabel yang akan diteliti.

  1. Dokumentasi

Pengambilan data yang diperoleh berdasarkan informasi-informasi dan dokumen-dokumen yang digunakan untuk mendukung keterangan-keterangan maupun fakta-fakta yang berhubungan dengan obyek penelitian.

  1. Uji Validitas dan Reabilitas
  2. Uji Validitas

Untuk memperoleh data yang akurat dalam suatu penelitian, maka alat ukur yang digunakan pun harus valid, artinya alat ukur tersebut harus dapat mengukur secara tepat. Dalam hal ini alat ukur yang dimaksud adalah angket, yang disajikan berdasarkan konstruksi teoretisnya. Untuk validitas angket, peneliti mengadakan uji coba dengan melihat indikator variabel X dan Y yang kemudian dikontruksikan menjadi item-item pertanyaan. Setelah dinyatakan valid maka angket tersebut dapat digunakan sebagai alat pengumpul data dalam penelitian ini.

  1. Uji Reliabilitas

Penelitian yang menggunakan uji coba angket, dalam pelaksanaannya memerlukan suatu alat pengumpulan data yang harus diuji reliabilitasnya. Sebuah alat ukur dinyatakan dengan baik, apabila ia mempunyai reliabilitas yang baik pula, yakni ketepatan alat ukur. Hal ini dimaksudkan bahwa mengadakan uji coba kepada 10 (sepuluh) responden di luar sampel yang sebenarnya.

 

  1. Teknik Analisis Data

Setelah data diperoleh dari penyebaran angket, maka langkah selanjutnya adalah melakukan analisis data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana dengan pendekatan kuantitatif.  Fenomena tersebut diteliti secara dekriptif dengan mencari dan mengumpulkan informasi-informasi yang mempunyai relevansi dengan tujuan penelitian. Informasi-informasi yang yang berhasil dikumpulkan dalam bentuk uraian, yang memberikan gambaran atas suatu keadaan yang sejelas mungkin.

  1. Untuk mengolah dan menganaisis data, akan digunakan teknik analisis data dengan merumuskan :

Keterangan :

I               : Interval

NT           : Nilai Tinggi

NR           : Nilai Rendah

K              : Kategori Interval

 

  1. Selanjutnya disajikan dalam bentuk presentase pada setiap tabel kesimpulan. Rumus presentase yang digunakan adalah sebagai berikut :

 x 100%

Keterangan :

P  : Persentase

F  : Jumlah jawaban dari seluruh item

N  : Jumlah perkalian item dengan responden

DAFTAR PUSTAKA

 

 Drucker Peter F. 2019. The Effective Executive. Serambi: Jakarta.

 

Ismarani, Dian. 2016. Teknik Pomodoro, Teknik Belajar yang Efektif, Efisien, dan Bikin Kamu Jauh Lebih Fokus, https://rencanamu.id/, diakses pada 6 September 2020 pukul 23.33 WIB.

 

Oktaviana, S. 2015. 38 BAB III Tinjauan Pustaka, http://repository.uin-suska.ac.id/, diakses pada 16 September 2020 pukul 14.13 WIB.

 

Rahmat, UM. 2019. 26 BAB III METODE PENELITIAN, http://repository.unpas.ac.id/45365/4/BAB%20III%20acc.pdf, diakses pada 11 September 2020 pukul 05.09 WIB.

 

Riduwan. 2012. Metode & Teknik Menyusun Proposal Penelitian, Alfabeta: Bandung.

 

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Alfabeta: Bandung.

 

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Alfabeta: Bandung.

 

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta: Bandung.

M., Subana dan Sudrajat. 2001. Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah, CV. Pustaka Setia: Bandung.

Page 1 of 8

Tentang MAN 2

man2logo

Madrasa Aliyah Negeri (MAN) 2 Tanjungkarang, berdiri pada tanggal; 25 April 1990. Merupakan alih fungsi dari Pendidikan Guru Agama Negeri (PGA N) Tanjungkarang berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No. 64 tahun 1990 tentang: Alih fungsi Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN), tertanggal 25 April 1990. MAN 2 Tanjungkarang menerima siswa baru angkatan pertama pada periode Tahun Ajaran 1990/1991.

Contact

MAN 2 Bandar Lampung
Jl. Gatot Subroto No. 30, Bandar Lampung
Telphone: +62721484735
e-mail: info@man2balam.sch.id
website: http://man2balam.sch.id

Kunjungan

121859
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
311
565
3460
113911
16479
22381
121859

Your IP: 18.213.192.104
2020-11-28 11:29

We have 231 guests and no members online

© MAN 2 Bandar Lampung. All Rights Reserved.

MAN 2 Bandar Lampung by MAN 2 Balam